Pada Jalal (2012), perusahaan yang sudah peduli dengan

Pada era sekarang,
pemerintah Indonesia sedang berfokus untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat Indonesia. Beberapa cara yang dilakukan oleh pemerintah adalah
dengan menggalakkan penerimaan pajak negara, pembangunan infrastruktur, dan
lain-lain. Selain cara-cara tersebut ternyata program CSR (Corporate Social
Responsibility) juga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menteri Ketenagakerjaan M.Hanif Dhakiri pada saat memberikan sambutan pada
pembukaan Indonesia CSR Exhibition 2017 menyatakan harapannya kepada perusahaan
swasta maupun BUMN (Badan Usaha Milik Negara) agar merancang program CSR-nya
untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan pekerja. Melalui hal tersebut
diharapkan program CSR dapat ikut berkontribusi untuk memotong rantai
kemiskinan yang ada di Indonesia.

Perusahaan berkewajiban
memberikan sumbangan kepada masyarakat secara keseluruhan yang disebut Corporate
Social Responsibility (CSR) sebagai langkah nyata dalam memberikan
sumbangan kepada masyarakat (Hadi 2014). Menurut Jalal (2012), perusahaan yang
sudah peduli dengan kegiatan CSR pada tahun 2010 meningkat 40% dibandingkan
tahun 2001. Dengan adanya hal ini menunjukan bahwa perusahaan dan investor
melihat tidak hanya melalui kondisi perusahaan dari segi kinerja keuangan,
tetapi juga dengan melihat bagaimana perusahaan menjaga keberlangsungan
usahanya dengan lingkungan masyarakat (Gunawan 2011).

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You Only $13.90/page!


order now

Corporate Social
Responsibility merupakan suatu situasi
dimana perusahaan menunjukkan kepedulian dan tanggungjawabnya melalui
program-program seperti program bantuan bencana alam, bantuan di bidang
pendidikan seperti pemberian beasiswa, serta pelatihan yang ditujukan untuk
masyarakat supaya menghasilkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas
supaya dapat bersaing di era zaman sekarang, serta dana untuk pembangunan
fasilitas masyarakat maupun untuk pembangunan desa. Tidak hanya membantu
pemerintah dalam pelaksanaannya, CSR ini pun sangat membantu bagi masyarakat
dan lingkungan.

Namun jika dilihat dari
sisi perusahaan apa keuntungan yang mereka dapat dengan melakukan program CSR?
Berbeda dengan perusahaan zaman dahulu yang menilai kinerja perusahaan dengan
menggunakan acuan keuntungan yang besar, perusahaan di zaman sekarang memiliki
pengukuran lain dalam menilai kinerja perusahaan dimana pengukuran tersebut
menunjukkan timbal balik yang lebih menguntungkan tidak hanya untuk pihak
perusahaan tetapi berdampak baik juga terhadap lingkungan tempat perusahaan
tersebut berada. Dimana ukuran yang dimaksudkan tersebut adalah Corporate
Social Responsibility.

Pentingnya pelaksanaan
CSR ini disadari oleh berbagai perusahaan sebagai salah satu strategi bisinis
yang dapat membantu meningkatkan nilai perusahaan. Meningkatnya nilai
perusahaan merupakan sebuah prestasi bagi para pemegang saham, karena dengan
meningkatnya nilai perusahaan, kesejahteraan pemililk juga akan meningkat.
Tingginya nilai perusahaan dapat ditandai dengan semakin meningkatnya harga
saham. Peningkatan nilai perusahaan yang tinggi merupakan tujuan jangka panjang
yang seharusnya dicapai perusahaan yang akan tercermin dari harga pasar
sahamnya karena penilaian investor terhadap perusahaan dapat diamati melalui
pergerakan harga saham perusahaan yang ditransaksikan di bursa untuk perusahaan
yang sudah melakukan go public (Reny dan Priantinah, 2012).

Pada penelitian yang
dilakukan oleh Silvia Agustina (2012) pengukuran profitabilitas dilakukan
dengan menggunakan ROE (Ratio on Equity) sebagai acuannya, sehingga
variabel CSR pada penelitian tersebut berpengaruh signifikan terhadap nilai
perusahaan. Sedangkan pada penelitian Zuhro Saedah (2015) menyatakan hasil yang
sebaliknya, bahwa CSR tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan,
karena pengukuran profitabilitas dilakukan dengan menggunakan ROA (Return on
Asset) sebagai acuan. Penelitian yang kami lakukan memilih periode objek
penelitian tahun 2014-2017 menggunakan ROE dan ROA sebagai acuan kami untuk
mengetahui apakah pada periode tersebut hasilnya akan konsisten ataukah berbeda
dengan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.

Permasalahan penelitian
yang diulas pada penelitian ini adalah: pertama, apakah CSR mempengaruhi nilai
perusahaan manufaktur? Kedua, apakah perhitungan menggunakan acuan ROE dan ROA
menunjukkan hasil yang berbeda? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
apakah CSR berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Melalui penelitian ini
diharapkan berkontribusi terhadap perusahaan sebagai acuan dalam pengambilan
keputusan untuk  tetap melakukan CSR atau tidak. Penelitian ini diharapkan
mampu menjadi pertimbangan untuk peneliti lain yang melakukan penelitian
sejenis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi investor
atau kreditur dalam melakukan investasi terkait CSR perusahaan.