Disusun kepada Allah S.W.T karena dengan rahmatNya saya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Disusun
oleh:

 

 

 

Nurul
Rahmania

 

240310170018

 

UNIVERSITASPADJADJARAN

 

BANDUNG

2017

KATA PENGANTAR

 

            Puji
dan syukur saya panjatkan kepada Allah S.W.T karena dengan rahmatNya saya dapat
mengerjakan makalah ini untuk melengkapi tugas yang telah diberikan. Semoga
makalah ini dapat bermanfaat dikemudian hari sebagai petunjuk dalam bidang
pendidikan maupun sosial.

            Makalah ini masih jauh dari
sempurna. Masih perlu banyak perbaikan, dikarenakan pengalaman saya yang masih
sedikit. Oleh karena itu, saya harap pembaca dapat meberikan masukan-masukan,
saran, dan kritiknya agar kedepannya saya dapat belajar dan mampu membuat yang
lebih baik lagi.

            Akhir kata, sekian kata pengantar
yang dapat saya sampaikan semoga dengan makalah ini pembaca dapat menambah
pengetahuan, dan dapat memberikan masukan-masukan yang membangun

 

 

 

 

 

 

Bandung,
Januari 2018

Penulis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

KATA
PENGANTAR

DAFTAR
ISI

PENDAHULUAN

A.    Latar
belakang

B.     Rumusan
masalah

C.     Tujuan
penulisan

ISI

PENUTUP

A.    Kesimpulan

B.     Saran

DAFTAR
PUSTAKA

 

PENDAHULUAN

 

A.   
Latar belakang

Dewasa ini zaman berkembang dengan pesat. Pada perkembangan
zaman ini, tidak lepas dan erat kaitannya dengan teknologi. Dengan terus berkembangnya
teknologi, manusia menjadi lebih udah dalam menjalankan kehidupannya
sehari-hari. Dalam perkembangannya, terdapat macam-macam teknologi yang
tercipta. Namun, ada satu teknologi yang erat dan dekat dengan manusia, yaitu
teknologi industry. Khususnya teknologi inudstri pertanian, karena dalam
kehidupan sehari-hari kita menggunakan atau mengkonsumsi hasil-hasil dari
produk teknoogi industry pertanian. Teknologi industri pertanian ini, secara
singkatnya adalah penarapan teknologi pada objek pertanian dan merupakan suatu
proses industri dari bahan mentah menjadi bahan jadi atau setengah jadi. Dengan
adanya teknologi industry pertanian ini, manusia mampu lebih mengefisiensikan
bahan-bahan mentah yang ada. Namun, perkembangan teknologi ini juga perlu
selrasa dengan pedoman-pedomana agama. Karena pada dasarnya agama merupakan
pedoman utama manusia.

 

B.    
Rumusan masalah

1.      Apa yang dimaksud dengan teknologi industry
pertanian?

2.      Bagaimana Islam memandang perindustrian?

3.      Bagaimana pandangan islam terhadap teknologi
industry pertanian?

 

C.   
Tujuan penulisan

1.      Menjelaskan apa itu teknologi industry pertanian

2.      Menjelaskan perindustrian dalam pandangan islam

3.      Menjelaskan teknologi industry pertanian dalam
pandangan islam

 

ISI

 

A.   
PENGERTIAN
TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Teknologi
industry pertanian merupakan penerapan teknologi-teknologi pada objek
pertanian. Menurut Mangunwijaya dan Sailah (2005), pertanian sebagai suatu
subsistem dalam kehidupan manusia bertujuan untuk menghasilkan bahan nabati dan
hewani dengan penggunaan sumber daya alam secara maksimal dalam rangka untuk
mencapai kesejahteraan hidup manusia dan kelestarian daya dukung lingkungan.
Objek formal dari ilmu pertanian budidaya reproduksi dalam fokus :


Pengolahan tanah


Budidaya


Pemeliharaan


Pemungutan hasil dari budidaya


Peningkatan mutu hasil panen


Penanganan (pasca panen)


Pemasaran hasil

Perkembangan
teknologi inudstri pertanian dimulai sejak James Watt melakukan perbaikan penemuan
mesin uap pada tahun 1765 yang sebelumnya ditemukan oleh New Comen. Inovasi ini
membuat James Watt dikenal sebagai Bapak Revolusi. Penemuannya ini juga menjadi
salah satu factor adanya revolusi industry. Untuk industry pertanian sendiri
memiliki arti industri yang mengolah
dan menghasilkan barang yang mendukung sektor pertanian. Industri pertanian
meliputi industri pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, dan peternakan.
Tujuan dari industry pertanian ini juga meliputi:

–         
Meningkatkan hasil dan
mutu produksi.

–         
Meningkatkan taraf hidup
dan pendapatan petani, peternak, dan nelayan.

–         
Memperluas lapangan
kerja dan kesempatan berusaha untuk menunjang pembangunan industri.

–         
Meningkatkan pendapatan
negara melalui ekspor.

 

 

 

B.    
PERINDUSTRIAN
DALAM PANDANGAN ISLAM

Industry sendiri memiliki artian proses
pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi yang memiliki
nilai tambah dan dapat dijual untuk mendapatakan keuntungan.

Dalam islam sendiri, seorang muslim yang
melakukan usaha industry harus menaati aturan-aturan dalam islam agar tidak
menyimpang dari tujuan islam. Adapun prinsip-prinsip yang harus ditepati
seorang muslim dalam menjalankan aktivitas ekonominya, yaitu: tauhid uluhiyyah,
tauhid rububiyah, istikhlaf, tazkiyatu nafs dan al-falah. (Imam, 2013)

·        
Tauhid
uluhiyyah

Tauhid
uluhiyyah atau tauhid ibadah dapat diartikan pengesaan Allah dalam ibadah. Yaitu
bertauhid dan menggap hanya Allah yang pantas untuk disembah.

 

?????? ??????? ????? ???? ???????? ???????
???????????? ??? ??????? ??????????

“Demikianlah,
karena sesungguhnya Allah, Dialah yang hak dan sesungguhnya yang mereka seru
selain Allah adalah batil” Luqman:
30.

 

????????????? ??????? ??????? ? ??? ???????
?????? ???? ???????????? ??????????

“Dan Rabb-mu adalah Allah Yang Maha Esa,
tidak ada sesembahan yang diibadahi dengan benar melainkan Dia, Yang Maha
Pemurah lagi Maha Penyayang.” Al-Baqarah: 163

 

 

·        
Tauhid rububiyah

Tauhid rububiyah
dapat diartikan sebagai tauhid pengesaan segala sesuatu yang dilakukan oleh
Allah S.W.T

 

????? ???? ????????? ??????????? ? ?????????
??????? ????? ?????????????

“Ingatlah, menciptakan dan memerintahkan
hanyalah hak Allah. Mahasuci Allah, Rabb semesta alam.” Al-A’raaf: 54

 

??????? ??????? ????? ??????

“Allah yang menciptakan segala sesuatu.”
Az-Zumar: 62

 

 

 

·        
Istikhlaf

Istikhlaf memiliki
arti memilih wakil yang diberi kuasa.

 

·        
Tazkiyatu nafs

Tazkiyatu nafs
dapat diartikan sebagai pembersihan harta.

 

·        
Al-Falah

Al-Falah diartikan
sebagai tujuan kesuksesan.

 

Muhammad Husain
Haikal menceriterakan bahwa Umar bin Khattab, ketika mendapati seseorang yang
selalu berdoa, dan enggan berkarya, beliau pun segera menghardiknya: “Janganlah
seorang dari kamu duduk dan malas mencari rizki, karena langit tidak pernah
akan menghujankan emas dan perak”.

Dari hadits
tersebut dapat kita simpulkan bahwa berkarya merupakan salah satu cara untuk
mendapatkan rizki Allah. Berkarya jua merupakan salah satu bentuk keimanan,
yaitu dalam rangka mendapatkan ridha Allah. Dalam islam kita diharuskan untuk
bekerja. Bekerja salah satunya dapat dilakukan dengan cara berindustri. Dengan kita
berindustri, kita telah berkarya pada objek yang kita industrikan. Kita menambah
nilai dan guna sumber daya yag menjadi objek industry kita.

Adapun dalam islam
mengatur bahwa industry yang menyangkut kepentingan dan masyarakat umum harus
menjadi milik umum.

Seperti penjelasan
hadits yang diriwayatkan oleh Abyadh bin Hamal:

“Bahwa dia meminta
kepada Rasulullah untuk diberi hak mengelola tambang garam yang terdapat di
daerah Ma’rab. Setelah dia pergi, Aqra’ bin Habis alTamimi bertanya: “Wahai
Rasulullah, pada zaman Jahiliyah saya mengambil garam dari mana saja,
Sesungguhnya engkau telah memberikan sesuatu yang bagaikan air mengalir
(menyangkut kebutuhan hidup orang banyak)”. Maka Rasulullah kemudian mengambil
kembali pemberian hak pengelolaan garam dari Abyadh bin Hamal. Abyadh berkata:
“Saya berikan kembali tambang garam ini sebagai sadaqah dariku”. ” Ya, tambang
garam ini sadaqah darimu, saya ambil kembali karena tambang ini seperti air
mengalir yang boleh diambil oleh siapa saja”

 

C.   
TEKNOLOGI
INDUSTRY PERTANIAN DALAM ISLAM

Teknologi industry
pertanian merupakan cabang dari teknologi pertanian dan teknik industry. Peran dari
teknologi industry pertanian ini yaitu menambah nilai atau guna suatu sumber
daya. Pada teknologi industry pertanian ini yang dijadikan objek industry adalah
seperti yang telah disebutkan yaitu industry pertanian, peternakana, perikanan,
kehutanan, mikrobiologi dan lainnya. Contoh teknologi industry yang dilakukan
sehari-hari adalah budidaya, adapun contoh ayat menyebutkan tentang budidaya
yaitu:

“Supaya mereka dapat makan dari buahnya, dan dari apa yang diusahakan
oleh tangan mereka. Maka mengapakah mereka tidak bersyukur?” QS Yaa Siin 35.

 

“Dan dari buah kurma dan anggur, kamu buat minuman yang memabukkan dan
rizqi yang baik. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar – benar terdapat
tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan” QS An Nahl: 67.

 

Adapun prinsip-prinsip
dalam teknik industry yang dibahas dalam Al-Qur’an :

 

·        
Prinsip
tekun dan rajin

 

Qs.Asy Syu’araa 26:149

 

????????????? ????
?????????? ???????? ?????????? ???

Artinya: “Dan kamu pahat sebagian
dari gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah dengan rajin”;

 

Al Muzammil 73:8

 

 ?????????
????? ??????? ??????????? ???????? ?????????? ?

Artinya: “Sebutlah nama Tuhanmu, dan
beribadahlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan”.

 

·        
Prinsip
Efisiensi biaya – jangan boros

 

Qs Al Israa’ 17:27

?????
??????????????? ????????? ????????? ?????????????? ??????? ????????????
?????????? ???????? ??

Artinya: “Sesungguhnya pemboros-pemboros
itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada
Tuhannya.”

 

Qs Al Israa’
17:29                     

????? ????????
?????? ??????????? ?????? ???????? ????? ??????????? ????? ????????? ??????????
???????? ??????????? ??

Artinya: “Dan janganlah kamu jadikan
tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya
karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal.”

 

·        
Prinsip Pengendalian

 

Qs.Al Baqarah 2:164

 

????? ??? ??????
????????????? ??????????? ???????????? ???????? ???????????? ???????????
??????? ??????? ??? ????????? ????? ??????? ???????? ?????? ??????? ???????
???? ??????????? ??? ??????? ????????? ???? ????????? ?????? ????????? ???????
?????? ??? ????? ????????? ??????????? ?????????? ???????????? ????????????
?????? ??????????? ??????????? ????????? ????????? ??????????? ???

Artinya: “Sesungguhnya dalam penciptaan
langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di
laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari
langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati
(kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran
angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat)
tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.”

 

·        
Prinsip Pengawasan

 

Qs.Al Infithaar 82:10

 

 ???????
?????????? ???????????? ??

Artinya: “Padahal sesungguhnya bagi kamu
ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu).”

 

·        
Prinsip keseimbangan

Qs.Al An’aam 6:132

 

?????????
????????? ??????? ?????????? ????? ??????? ????????? ?????? ??????????? ???

Artinya: “Dan masing-masing orang
memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya. Dan
Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.”

 

Qs.Al Mulk 67:3

 

??????? ??????
?????? ?????????? ????????? ???? ?????? ??? ?????? ???????????? ??? ??????????
????????? ????????? ???? ?????? ??? ??????? ?

Artinya: “Yang telah menciptakan tujuh
langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang
Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah
kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang.”

 

PENUTUP

 

A.   
KESIMPULAN

Pada
dasarnya setiap manusia diperintahkan untuk bekerja. Salah satu caranya dengan
berindustri. Dengan berindsutri, kita bekerja untuk mencari ridha Allah. Namun,
ada beberapa aturan-aturan yang perlu diperhatikan dan dijalankan pada saat
berindustri. Contohnya, industry yang menyangkut kepentingan dan hajat orang
banyak harus menjadi milik umum. Dalam berindustri juga kita memerlukan teknologi
untuk lebih mengefektifkan dan mengefisienkan bahan yang akan kita olah menjadi
barag jadi atau setengah jadi. Terutama dalam industry pertanian, kita sangat
memerlukan teknologi agar menjadilebih produktif juga mampu menambah nilai dan
guna dengan efektif dan efisien. Namun, dalam menjalakannya harus sesuai dengan
prinsip-prinsip dan aturan-aturan yang ada dalam ajaran islam agar tidak
menyimpang dari tujuan awal mengapa kita berindustri dan mengembangkan
teknologi industry pertanian.

B.    
SARAN

Menyadari
bahawa makalah ini jauh dari sempurna dan masih banyak kekurangan. Kedepannya
saya sebagai penulis akan lebih fokus dan lebih mendalami materi yang saya
tulis, juga lebih memperhatikan sumber-sumber diambil.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Pengertian dan Sejarah Perkembangan
Industri Pertanian dan Nonpertanian serta Pengaruhnya Terhadap Perekonomian
Indonesia. 10 Januari 2018. http://www.kuttabku.com/2017/07/pengertian-dan-sejarah-perkembangan-industri-pertanian-dan-nonpertanian-serta-pengaruhnya-terhadap-perekonomian-indonesia.html

 

Teknologi Pertanian dalam Perspektif Islam.
10 Januari 2018. http://nurhidayat.lecture.ub.ac.id/2012/01/06/teknologi-pertanian-dalam-perspektif-islam/

 

Tauhid Rububiyyah. 10 Januari 2018. https://almanhaj.or.id/3265-tauhid-rububiyyah.html

 

Tauhid Uluhiyyah. 10 januari 2108. https://almanhaj.or.id/3264-tauhid-uluhiyyah.html

Kamaluddin, Imam. 2013. Perindustrian Dalam Islam

 

A’yun, Qurotul. 2105. Teknik Industri Dalam Perspektif Al-Qur’an